cerita seorang wanita biasa

Sponsor

 
  • my HAIR belongs to U….

    Posted on November 12th, 2009 Soemoprawiro No comments

    Aduuuh kaget deh, tiba-tiba anakku teriak begini : ' Ya ampuuuunnn, ini Ibu..??? Kok jelek banget siy rambutnya.. Pendek ! Kaka gak suka... Coh, kamu suka ga rambut Ibu pendek?' Bicoh tetap donk dengan gaya cool nya..' Biasa aja, cuma gak cakep aja. Udah beda, gak kayak Nabila lagi'.

    Aduh, kenapa siy semua pada protes sama rambutku yah. Sampai-sampai, teman-teman pria juga kadang cuma bilang...pleaseee...jangan potong rambut pendek, jangan cat warna merah.. Padahal, aku paling suka bereksperimen sama cat rambut dan suka agak nekad urusan potong memotong rambut.

    Mereka gak pernah tahu betapa repotnya kalau bekerja di lapangan yang butuh waktu cepat singkat gaya dan rapi buat berdandan. Apalagi rambutku rambut bandel. Susah senengnya berantakan.

    Ternyata aku ketemu juga tips menata rambut panjang yang efektif nih buat kerja.

    Rambut diurai :

    1. Sehabis keramas bubuhi rambut dengan sedikit jelly supaya keras.
    2. Blow sesuai keinginan.
    3. Rambut yang sudah diblow langsung aku kasih rol yang besar.
    4. Sampai tergulung rol semua, aku semprot jarak jauh deh hairspray. Terus aku keringkan lagi dengan hair dryer.
    5. Setelah terasa kering, aku buka rol. Dan aku beri sasakan sedikit di bagian atas. Sampai separuh bagian rambut. Supaya tidak terlalu cepat 'melepes'.
    6. Sudah deh selesai.

    Aku masih ingat, pernah satu saat waktu aku masih bekerja di satu lembaga non formal yang banyak sekali beri aku pelajaran dan pengalaman. Aku jam 7 pagi sudah harus dampingi Ibu Pimpinan ku, breakfast meeting dengan salah satu Ibu Mentri  (ddeugghhh disebutin deh...wkwkwkwkwk), aku lupa keramas di malam hari. Dan pagi-pagi pun terlambat bangun, karena malam sebelumnya harus edit film buat pelatihan.

    Waduuuuhhh, nyaris hilang akal.. Akhirnya aku buat sanggul kecil yang masih sportif, karena aku kan pakai seragam lapangan. Tadi aku liat-liat lagi makalah buat pelatihan besok. Ternyata ada lagi niy bentuk sanggul yang masih pantas dipakai buat saat-saat mendesak, tapi masih berkesan sportif dan tetap rapi.

    1. Pakai alat gulung rambut.
    2. Lilitkan rambut sampai rol ini tertutup semua.
    3. Lipat hingga bentuknya seperti keong atau kalau kurang panjang, bisa juga kok dilipat ke bawah setengah lingkaran.
    4. Hasilnya? Seru juga.

Leave a Reply